MANADO – Visualharian.com Aksi kekerasan brutal mengguncang warga Teling Bawah, Anoa, Kota Manado, sesaat setelah prosesi pemakaman salah satu warga yang dikenal dengan sebutan Pato Anoa.
Peristiwa berdarah itu terjadi secara tiba-tiba di area rumah duka dan langsung memicu kepanikan di tengah masyarakat yang masih berkumpul.
Korban diketahui seorang pria yang akrab disapa Mat Ular. Ia menjadi sasaran penyerangan oleh orang tak dikenal yang menggunakan senjata tajam. Insiden tersebut berlangsung sangat cepat dan mengejutkan warga yang tidak menyangka akan terjadi kekerasan di momen duka.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi, korban tiba-tiba diserang saat suasana masih dipenuhi pelayat. Pelaku diduga langsung mendekati korban dan melakukan penikaman berulang kali sebelum melarikan diri dari tempat kejadian.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami sedikitnya lima luka tusukan di beberapa bagian tubuhnya. Ia sempat terkapar di lokasi dengan kondisi bersimbah darah, membuat warga sekitar panik dan berusaha memberikan pertolongan.
Sejumlah warga yang berada di lokasi langsung berupaya mengevakuasi korban untuk mendapatkan penanganan medis. Situasi sempat ricuh karena banyaknya orang yang berkerumun serta rasa takut akan kemungkinan serangan lanjutan.
Peristiwa ini terjadi tak lama setelah prosesi pemakaman selesai, sehingga menambah suasana duka menjadi semakin mencekam. Beberapa warga mengaku trauma karena kejadian tersebut berlangsung di tengah keramaian dan tanpa peringatan.
Hingga saat ini, motif penyerangan masih belum diketahui secara pasti. Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Polisi juga tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri usai melakukan aksinya. Sejumlah barang bukti di lokasi kejadian telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Pihak keluarga korban berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Mereka juga meminta agar aparat keamanan meningkatkan pengawasan, terutama dalam situasi keramaian seperti acara pemakaman.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan, bahkan di tengah suasana duka. Warga Teling Bawah kini berharap situasi kembali aman dan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Red















