Manado, visualharian.com 20 Agustus 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Indonesia Menabung (HIM) 2025, Bank SulutGo (BSG) kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di Sulawesi Utara dan Gorontalo. Tahun ini, BSG meluncurkan sejumlah program nyata yang menyentuh langsung masyarakat, terutama kalangan disabilitas dan generasi muda.
Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, BSG menggelar pembukaan rekening tabungan secara simbolis untuk anak-anak penyandang disabilitas. Langkah ini dinilai sebagai bukti bahwa layanan keuangan tidak boleh mengenal batas, dan setiap individu berhak mendapatkan akses yang sama terhadap layanan perbankan.
Pemberian rekening kepada anak-anak disabilitas bukan hanya wujud kepedulian sosial, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang BSG dalam membangun masyarakat yang inklusif di bidang keuangan. Dengan akses perbankan yang setara, diharapkan kelompok disabilitas dapat semakin diberdayakan dan mandiri secara finansial.
Selain menyasar kelompok disabilitas, BSG juga meluncurkan program khusus untuk kalangan mahasiswa melalui produk Bohusami Young. Program ini dimulai dengan pembukaan rekening massal untuk mahasiswa Universitas De La Salle Manado, yang diharapkan mampu menumbuhkan budaya menabung di kalangan generasi muda sejak dini.
Program Bohusami Young dirancang untuk memberikan pengalaman perbankan yang ramah anak muda, dengan fitur-fitur yang mudah diakses serta biaya terjangkau. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya dikenalkan pada manfaat menabung, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan secara bijak.
Pihak manajemen BSG menegaskan, kegiatan dalam rangka HIM 2025 ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari misi besar BSG dalam mendukung terciptanya inklusi keuangan yang berkelanjutan di daerah. “Kami ingin menanamkan semangat menabung kepada generasi muda sekaligus memberikan akses yang setara bagi kelompok disabilitas untuk mendapatkan layanan perbankan,” ujar salah satu perwakilan manajemen BSG.
Hadirnya program-program inovatif ini juga sejalan dengan agenda nasional Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. BSG, sebagai bank daerah, mengambil peran strategis untuk memastikan bahwa manfaat layanan keuangan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat hingga ke pelosok.
Masyarakat pun menyambut baik langkah BSG tersebut. Sejumlah orang tua anak disabilitas yang hadir dalam kegiatan ini mengaku terharu karena anak mereka kini memiliki kesempatan yang sama dalam hal akses keuangan. Para mahasiswa pun antusias dengan kemudahan yang ditawarkan oleh program Bohusami Young.
Dalam momentum HIM 2025, BSG menegaskan bahwa inklusi keuangan bukan sekadar wacana, melainkan harus diwujudkan melalui aksi nyata. Dengan menyasar kalangan disabilitas dan generasi muda, BSG berharap dapat menanamkan budaya menabung yang kuat sekaligus memperluas jangkauan layanan perbankan inklusif di Sulawesi Utara dan Gorontalo.
BSG optimistis, upaya ini akan menjadi langkah penting dalam mencetak generasi yang melek finansial sekaligus menguatkan perekonomian daerah. Melalui komitmen yang konsisten, BSG ingin memastikan bahwa semangat menabung menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat luas.
Wis













