Manado –visualharian.com Reuni akbar angkatan 1985 SMP Negeri 1 (Spensa) Manado berlangsung penuh suka cita dan keceriaan pada tanggal 5–6 September 2025. Momen yang dinantikan ini menyatukan kembali para alumni setelah 40 tahun berpisah, menghadirkan suasana hangat, penuh nostalgia, dan persaudaraan yang tak lekang oleh waktu.
Ketua Panitia, Ir.David Sompie, yang adalah Direktur di PT MSM, menyampaikan rasa syukur mendalam karena acara yang telah lama dipersiapkan dapat terlaksana dengan baik. Menurutnya, keberhasilan reuni ini berkat kerja sama seluruh panitia yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mulai dari penjemputan peserta dari luar daerah hingga mengatur seluruh rangkaian kegiatan di lokasi pelaksanaan.

Peserta reuni disambut di Dermaga Manado Bay sebelum bersama-sama menuju lokasi utama di Hotel NDC. Sejak awal, kebersamaan sudah terasa kuat ketika para alumni yang datang dari berbagai daerah kembali berkumpul, bercengkerama, dan mengenang masa-masa indah di bangku SMP. Jangan lihat kita siapa saat ini tapi inilah kita SPENSA 85 Manado.
Berbagai kegiatan menarik pun digelar untuk memeriahkan suasana. Lomba-lomba antar kelas menghadirkan tawa, canda, dan semangat kompetitif yang sehat. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah lomba saling tepung yang dimenangkan oleh kelas 3C

Sebelum acara makan Seluruh panitia melaksanakan tradisi Pasang lilin R4O yang di pimpin langsung oleh David Sompie Sebagai ketua panitia. Ini melambangkan bahwa Pertemuan ini sudah 40 tahun sejak berpisah dari SMP Negeri 1 Manado .
Kemeriahan berlanjut hingga malam hari melalui acara api unggun yang digelar pukul 11 malam. Suasana hangat tercipta ketika Senator sekaligus Komisaris Bank SulutGo, Haji Ja’far Alkatiri, hadir memberikan doa dan membagikan kenangan semasa sekolah. Momen tersebut terasa haru ketika ia mengingatkan kembali bahwa 70 rekan seangkatan telah lebih dulu dipanggil Tuhan.

Dalam suasana penuh keakraban, panitia juga menggelar pemilihan pengurus reuni berikutnya. Haji Ja’far Alkatiri didaulat sebagai penasehat, sementara David Sompie kembali dipercaya memimpin sebagai ketua. Bandara Eni Samiran ditunjuk sebagai bendahara dan Clara Yakop sebagai sekretaris.
Alunan lagu-lagu kenangan turut mengiringi jalannya acara, membawa para alumni kembali pada masa remaja di SMP Negeri 1 Manado. Nyanyian nostalgia ini semakin mempererat rasa kebersamaan dan menghadirkan tawa bahagia di antara peserta.
Keesokan paginya, pada 6 September, seluruh peserta mengawali hari dengan senam bersama. Aktivitas ini menjadi simbol semangat yang tetap menyala meski usia semakin bertambah, sekaligus menegaskan bahwa persaudaraan angkatan 85 tidak pernah luntur.
David Sompie dan Eny Samiran membagikan sampul Diakonia untuk para Oma dan Opa yang ada di Panti Werda.
Selain bersenang-senang, reuni ini juga menghadirkan nilai kepedulian sosial. Para alumni berkunjung ke Panti Werda Berkat di Perkamil Manado, memberikan santunan kepada 42 orang lansia yang diasuh oleh Ibu Olga Mamahit, mantan guru mereka di SMP Negeri 1 Manado. Keharuan pun tercipta saat pertemuan kembali antara guru dan murid dalam suasana penuh kasih.
Ketua Panti Werda Enci Olga Mamahit adalah mantan guru di SMP negeri 1 Manado.
Setelah kegiatan sosial, rombongan melanjutkan perjalanan ke Warukapas, Minahasa Utara, untuk menikmati makan siang bersama di Rumah Makan Casa Bendera. Hidangan nikmat ditemani lagu-lagu nostalgia semakin memperkuat rasa kebersamaan yang telah terjalin sejak puluhan tahun lalu.

Pelepasan balon Spensa 85 pertanda Kita akan berpisah lagi nanti bertemu kembali di Reuni berikutnya, jaga terus kesehatan kita supaya di tahun berikutnya kita bisa melaksanakan Reuni atau pertemuan karena hari- hari’ yang kita jalani ini harus kita Syukuri tanpa campur tangan Tuhan pasti kita tidak ada di Sini Ucap David.
Reuni ke-40 ini ditutup dengan penuh keakraban, doa syukur, dan lagu penutup berjudul “Kemesraan”. Perpisahan kali ini bukan menjadi akhir, melainkan awal dari semangat baru untuk terus menjaga persaudaraan Spensa 85.
Dalam penutupnya, Ketua Panitia David Sompie menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dan turut mendukung kesuksesan reuni. Ia menegaskan bahwa jabatan dan status tidak menjadi pembeda, karena yang terpenting adalah kebersamaan sebagai sahabat lama yang pernah ditempa di SMP Negeri 1 Manado. Semangat “Bakuda” tetap membara di hati seluruh alumni Spensa 85.
WEM













