• Redaksi
Visual Harian
Advertisement
  • Home
  • Bisnis
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Music
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • TNI -Polri
  • TNI & POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Music
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • TNI -Polri
  • TNI & POLRI
No Result
View All Result
Visual Harian
No Result
View All Result
Home Bisnis

Dugaan Malpraktik di RS Prof Kandou Malalayang, Bayi 11 Bulan Meninggal Usai Disuntik Perawat

admin by admin
September 9, 2025
in Bisnis, Daerah, Hukum & Kriminal, Investigasi, Nasional, Pendidikan, Politik, Ragam, TNI -Polri, TNI & POLRI
0
Dugaan Malpraktik di RS Prof Kandou Malalayang, Bayi 11 Bulan Meninggal Usai Disuntik Perawat
0
SHARES
357
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado – visualharian.com Keluarga pasien bayi berusia 11 bulan bernama Arsio Tumimomor melaporkan adanya dugaan malpraktik yang terjadi di Rumah Sakit Malalayang, Kota Manado. Bayi yang sebelumnya dirawat karena sakit jantung dan dikabarkan mulai membaik itu mendadak meninggal dunia setelah mendapat suntikan dari seorang perawat.

Menurut keterangan keluarga, bayi Arsio awalnya telah dinyatakan membaik dan bahkan sudah diizinkan pulang oleh dokter yang menanganinya. Namun, secara tiba-tiba seorang perawat datang dan menyuntikkan obat bukan melalui selang infus, melainkan langsung ke tubuh bayi. Sesaat setelah penyuntikan, bayi tersebut mengalami kejang-kejang hingga tidak bernyawa lagi.

Ibu dari bayi Arsio sempat mempertanyakan kondisi anaknya kepada perawat. Namun, perawat tersebut hanya menjawab “tidak apa-apa”. Tak lama kemudian, tubuh bayi terlihat membiru dan petugas medis mencoba melakukan pertolongan. Sayangnya, upaya tersebut gagal dan bayi dinyatakan meninggal dunia.

Keluarga mengaku heran dengan tindakan tenaga medis yang dianggap janggal. Pasalnya, selama tujuh hari dirawat di ruang PICU, bayi ditangani oleh dokter Jois. Namun, setelah kejadian itu, pihak rumah sakit justru menawarkan jasa ambulance dan formalin kepada keluarga, alih-alih memberikan penjelasan yang jelas mengenai penyebab kematian.

Lebih lanjut, keluarga menyebut adanya perubahan keterangan dari pihak rumah sakit. Dokter sempat mengatakan bahwa bayi meninggal akibat susu yang dikonsumsi. Padahal, menurut keluarga, sebelum kejadian bayi tampak sehat dan telah diperiksa dokter yang menyatakan kondisinya stabil untuk pulang.

Yang semakin menimbulkan kecurigaan keluarga adalah sikap perawat yang menyuntik bayi tersebut. Setelah kejadian, perawat tersebut tiba-tiba menghilang dan baru muncul kembali dalam kondisi sudah berganti pakaian biasa, itupun setelah dipanggil keluarga.

Keluarga besar Arsio Tumimomor menegaskan bahwa mereka tidak menerima penjelasan sepihak dari pihak rumah sakit. Mereka menuntut keadilan dan berencana membawa kasus ini ke ranah hukum untuk mengusut adanya dugaan malpraktik yang menyebabkan bayi mereka meninggal dunia.

Secara hukum, dugaan malpraktik dapat dijerat melalui Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, serta Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 359 yang menyatakan: “Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau kurungan paling lama satu tahun.”

Sampai berita ini di turunkan kami belum dapat menghubungi pihak rumah sakit.

 

Post Views: 399
Tags: Bayi 11 Bulan Meninggal Usai Disuntik PerawatDugaan Malpraktik di RS Prof Kandou Malalayang
Previous Post

Gubernur Sulut Hadiri Paripurna DPRD, Bahas Ranperda Perumda Pembangunan

Next Post

LSM KIBAR Minta Polres Mitra Tindak Tegas Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Ratahan

admin

admin

Next Post
LSM KIBAR Minta Polres Mitra Tindak Tegas Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Ratahan

LSM KIBAR Minta Polres Mitra Tindak Tegas Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Ratahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sidang Majelis Jemaat GMIM Efata BTN Koka Ricuh, Pemetaan dan Pengurangan Kolom Diduga Sarat Manipulasi

Sidang Majelis Jemaat GMIM Efata BTN Koka Ricuh, Pemetaan dan Pengurangan Kolom Diduga Sarat Manipulasi

April 30, 2026
Sulawesi Utara Pimpin Nasional! 30 Blok Tambang Rakyat Diresmikan, Terbanyak Se-Indonesia

Sulawesi Utara Pimpin Nasional! 30 Blok Tambang Rakyat Diresmikan, Terbanyak Se-Indonesia

Agustus 10, 2025
Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Ngopi Santai di Kantin Darmawati Pemprov, Pererat Kedekatan dengan ASN

Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Ngopi Santai di Kantin Darmawati Pemprov, Pererat Kedekatan dengan ASN

Juni 11, 2025
Pemilihan pengurus Koperasi Merah Putih di Kelurahan Buha Disorot: Dinilai Tidak Transparan dan Tertutup dari Partisipasi Warga

Pemilihan pengurus Koperasi Merah Putih di Kelurahan Buha Disorot: Dinilai Tidak Transparan dan Tertutup dari Partisipasi Warga

Juni 3, 2025

MotoGP makes tyre strategies easier to follow for 2017

0

President Obama Holds his Final Press Conference

0

Gfinity launching competitive league for teams to draft amateur players

0

Nintendo Switch UI gets new close-up in deleted tweet

0
INAKOR Sulut Ingatkan Publik Hormati Asas Praduga Tak Bersalah dalam Kasus yang Menyeret Nama Marchelino C.N. Mewengkang

INAKOR Sulut Ingatkan Publik Hormati Asas Praduga Tak Bersalah dalam Kasus yang Menyeret Nama Marchelino C.N. Mewengkang

Mei 31, 2026
Ketua DPD BAKKIN Sulut Desak Mabes Polri Usut Tuntas Penyelundupan Sianida Ilegal dari Filipina

Ketua DPD BAKKIN Sulut Desak Mabes Polri Usut Tuntas Penyelundupan Sianida Ilegal dari Filipina

Mei 29, 2026

FKDM SULUT TURUN KE DESA TIWOHO, SERAP ASPIRASI JALAN RUSAK DAN PANTAU PENCEGAHAN STUNTING

Mei 28, 2026

FKDM SULUT TURUN KE DESA TIWOHO, SERAP ASPIRASI JALAN RUSAK DAN PANTAU PENCEGAHAN STUNTING

Mei 28, 2026

Recent News

INAKOR Sulut Ingatkan Publik Hormati Asas Praduga Tak Bersalah dalam Kasus yang Menyeret Nama Marchelino C.N. Mewengkang

INAKOR Sulut Ingatkan Publik Hormati Asas Praduga Tak Bersalah dalam Kasus yang Menyeret Nama Marchelino C.N. Mewengkang

Mei 31, 2026
Ketua DPD BAKKIN Sulut Desak Mabes Polri Usut Tuntas Penyelundupan Sianida Ilegal dari Filipina

Ketua DPD BAKKIN Sulut Desak Mabes Polri Usut Tuntas Penyelundupan Sianida Ilegal dari Filipina

Mei 29, 2026

FKDM SULUT TURUN KE DESA TIWOHO, SERAP ASPIRASI JALAN RUSAK DAN PANTAU PENCEGAHAN STUNTING

Mei 28, 2026

FKDM SULUT TURUN KE DESA TIWOHO, SERAP ASPIRASI JALAN RUSAK DAN PANTAU PENCEGAHAN STUNTING

Mei 28, 2026

Follow Us

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Ilegal
  • Investigasi
  • Music
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • TNI -Polri
  • TNI & POLRI

Recent News

INAKOR Sulut Ingatkan Publik Hormati Asas Praduga Tak Bersalah dalam Kasus yang Menyeret Nama Marchelino C.N. Mewengkang

INAKOR Sulut Ingatkan Publik Hormati Asas Praduga Tak Bersalah dalam Kasus yang Menyeret Nama Marchelino C.N. Mewengkang

Mei 31, 2026
Ketua DPD BAKKIN Sulut Desak Mabes Polri Usut Tuntas Penyelundupan Sianida Ilegal dari Filipina

Ketua DPD BAKKIN Sulut Desak Mabes Polri Usut Tuntas Penyelundupan Sianida Ilegal dari Filipina

Mei 29, 2026
  • Redaksi

© 2025

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Music
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • TNI -Polri
  • TNI & POLRI

© 2025