Manado – visualharian.com Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Manado memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menuding adanya praktik permainan pada sistem meteran air hingga menyebabkan lonjakan tagihan pelanggan. Melalui Kepala Satuan SPI, Stepen Ratu, PDAM menegaskan bahwa aduan pelanggan berinisial K, warga Kelurahan Banjer, telah ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur resmi.
Pihak PDAM menyebut, tim teknis telah diterjunkan ke lokasi untuk menelusuri kondisi jaringan dan memeriksa faktor penyebab meningkatnya tagihan air pelanggan tersebut.
“Setelah pemeriksaan, kami temukan adanya gangguan pada sambungan dan keran yang memengaruhi putaran meteran. Kami sudah menginformasikan kepada pelanggan bahwa akan dilakukan perbaikan serta penyesuaian tagihan,” ungkap salah satu perwakilan PDAM yang enggan disebutkan namanya, Kamis (23/10/2025).
Meski demikian, PDAM menyayangkan sikap pelanggan yang dikabarkan menolak tindak lanjut perbaikan dari petugas. “Kami sebenarnya sudah menyiapkan langkah perbaikan, tetapi pelanggan menyatakan ingin memperbaikinya sendiri. Karena itu kami menghormati keputusan tersebut,” lanjutnya. (Di lansir dari media ekomentar)
PDAM juga membantah keras adanya dugaan pungutan liar atau manipulasi sistem meteran yang sebelumnya beredar di publik. Menurut mereka, seluruh kegiatan pemasangan dan perawatan meter air dijalankan sesuai aturan dan diawasi langsung oleh manajemen.
“Jika ada pihak yang mengatasnamakan PDAM untuk meminta sejumlah uang, kami tegaskan itu bukan bagian dari institusi kami. Kami akan menelusuri dan menindak siapa pun yang terbukti mencoreng nama baik PDAM,” tegasnya.
Lebih lanjut, PDAM Manado menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan transparansi layanan serta membuka kanal komunikasi yang mudah diakses bagi pelanggan yang memiliki keluhan atau pertanyaan terkait tagihan air.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menyampaikan laporan melalui kantor PDAM atau saluran resmi kami agar setiap pengaduan bisa ditangani dengan cepat dan tepat,” pungkas perwakilan PDAM.
Kasus ini kini masih menjadi perhatian publik. Warga berharap persoalan antara pelanggan dan PDAM dapat segera terselesaikan dengan adil, tanpa menimbulkan kerugian bagi kedua belah pihak.
Tim














