Gubernur Sulut: Penerbangan Manado-Toraja Bukan Sekadar Transportasi, Tapi Penyambung Budaya
Manado, 8 Juli 2025 Rute penerbangan langsung Manado-Toraja resmi dibuka pada Senin (7/7/2025), menciptakan sejarah baru dalam konektivitas udara antara Sulawesi Utara (Sulut) dan Sulawesi Selatan. Penerbangan perdana ini mengangkut Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, dan rombongan dari Bandara Sam Ratulangi Manado menuju Bandara Toraja di Tana Toraja.
Sambutan Meriah di Tanah Toraja
Rombongan disambut meriah oleh pejabat pemerintah dan Forkopimda setempat di Bandara Toraja.
Tarian tradisional *Ma’Badong* yang sarat makna budaya turut memeriahkan kedatangan mereka, menegaskan kekayaan adat Toraja.
Lebih dari Sekadar Transportasi
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menekankan bahwa pembukaan rute ini memiliki makna strategis:
> *”Ini bukan sekadar transportasi, tapi penyambung budaya dan pariwisata. Langkah ini mempererat hubungan antarwilayah, membuka potensi ekonomi, dan mempromosikan warisan budaya Sulut-Toraja ke dunia.”*
Penerbangan ini diprediksi akan:
1. Meningkatkan kunjungan wisatawan** ke dua destinasi unggulan: Bunaken (Sulut) dan Tana Toraja.
2. Mempercepat distribusi produk lokal** seperti kopi Toraja dan cengkeh Sulut.
3. Memperkuat kerja sama budaya** melalui pertukaran seni dan festival.
Dampak Ekonomi & Pariwisata
Pembukaan rute ini diharapkan memangkas waktu tempuh Manado-Toraja dari sebelumnya ±15 jam via darat menjadi hanya 1,5 jam.
Efisiensi ini berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan asing dan domestik, sekaligus mengakselerasi perputaran ekonomi lokal.
wisje













