visualharian.com Dinas Pangan Kota Manado sukses menggelar Aksi Gerakan Pangan Murah pada Senin, 4 Agustus 2025, di Kelurahan Mapanget Barat. Program ini merupakan upaya strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Manado untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras, demi meringankan beban ekonomi warga.
Pada aksi tersebut, beras SPHP dijual seharga Rp58.000 per 5 kilogram, dengan alokasi 10 kilogram untuk setiap keluarga. Distribusi berlangsung di Kantor Kelurahan Mapanget Barat, dihadiri ratusan warga yang antusias memadati lokasi sejak pagi.
Lurah Mapanget Barat, Olvie Ngalah sebagai koordinator lapangan, segera memerintahkan seluruh kepala lingkungan untuk menginformasikan program ini ke grup-grup WhatsApp lingkungan.ari lingkungan 1-8 Langkah ini memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang tinggal di pelosok wilayah, dapat mengakses beras murah tanpa terlewat.
Warga Mapanget Barat menyambut gembira inisiatif ini. beberapa warga yang enggan disebut namanya, saat diwawancarai media *Visualharian*, menyampaikan rasa syukur: “Torang samua senang sekali dengan adanya perhatian pemerintah kota Manado, bapak walikota Andre Angow dan wakil walikota Richard Sualang, yang so perhatikan pa torang!”.
Warga itu menambahkan, program ini sangat membantu karena kelangkaan beras di pasaran: *”Beras setengah mati sekarang di Indomaret, Alfamart, dan Indogrosir abis. Kalau boleh, tolong adakan sebulan sekali!” ujarnya sambil tertawa. Harapan serupa juga disampaikan banyak warga lain yang mengantre.

Sekretaris Dinas Pangan Manado bpk Robert Dauhan yang hadir dalam acara menegaskan, gerakan ini adalah respon konkret terhadap permainan harga oleh tengkulak. *”Torang ingin menstabilkan pasokan dan harga pangan dari tengkulak yang kerap mempermainkan harga beras. Ini langkah awal untuk melindungi daya beli masyarakat,”* tegasnya.
Kolaborasi antara dinas, kelurahan, dan RT/RW dinilai kunci keberhasilan aksi. Pemerintah kota juga berencana memperluas jangkauan gerakan ke wilayah lain secara bergilir, disertai pengawasan ketat agar bantuan tepat sasaran.
Aksi ini tidak hanya meredam gejolak harga, tetapi juga memperkuat kepercayaan warga terhadap kepemimpinan Wali Kota Andre Angow dan Wakil Wali Kota Richard Sualang. Kedepan, Dinas Pangan berkomitmen menjadikan program serupa sebagai agenda rutin, sejalan dengan misi Pemkot Manado menjamin ketahanan pangan berkeadilan.
Terpantau pembagian beras berlangsung tertib dan aman, awalnya mereka mengisi absen atau mendaftar setelah itu langsung di panggil oleh petugas.
Wisje














