GMIM Efata Bagikan Bingkisan Pendidikan, Wujud Kepedulian pada Generasi Penerus
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Kristen, Jemaat GMIM Efata BTN Koka Mapanget Barat menunjukkan komitmen nyata terhadap masa depan anak-anak dengan membagikan bingkisan pendidikan. Kegiatan ini menyasar seluruh anak sekolah dari keluarga jemaat, sebagai bentuk dukungan gereja terhadap pentingnya pendidikan iman dan akademik.
Sebanyak 21 anak dari kolom 1 hingga 7 menjadi penerima manfaat, dengan setiap kolom mengutus tiga perwakilan anak usia sekolah. Pembagian berlangsung tertib dan khidmat di gedung gereja, mencerminkan semangat kebersamaan jemaat dalam mendorong kemajuan generasi muda.

Sekertaris Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ), ibu Penatua Fenny Wulayan secara langsung menyerahkan bingkisan tersebut. Beliau didampingi oleh Pdt. Valeria Maramis, S.Th. (Pendeta Pelayanan) dan Penatua Anak, Ibu Lenda Goliot, menegaskan peran aktif para pemimpin gereja dalam aksi ini.
Proses penyerahan berjalan lancar berkat koordinasi ketat. Ibu Lili Noula Wuisan, selaku wakil ketua BPMJ juga Penatua ibu Jemaat Efata, bertugas memanggil satu per satu anak per kolom. Hal ini memastikan distribusi berlangsung efisien dan penuh kehangatan.
Bingkisan pendidikan yang diberikan berisi perlengkapan sekolah esensial, disesuaikan dengan kebutuhan belajar anak. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban orang tua sekaligus memotivasi anak untuk giat menuntut ilmu.
Ketua BPMJ Pdt. Ester Rumambi dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi GMIM untuk membentuk karakter kristiani melalui pendidikan. “Setiap anak berharga di mata Tuhan dan gereja,” ujarnya, seraya mendorong anak-anak menjadi teladan dalam iman dan prestasi.
Kehadiran Pdt. Valeria Maramis dan Ibu Sekertaris BPMJ Penatua Venny Wulayan serta Penatua anak Lenda Goliot yang turut menyerahkan bingkisan pendidikan memperkuat pesan kepedulian.
Mereka mengajak seluruh jemaat terus mendukung program pendidikan, mengingat anak-anak adalah investasi terbesar bagi masa depan gereja dan masyarakat.
Menutup penyerahan bingkisan ibu wakil BPMJ Lili wuisan menyampaikan juga ada beberapa anak yang belum mengambil bingkisan pendidikan karena tidak hadir tapi tetap akan di berikan kepada mereka di ibadah Minggu depan
Aksi GMIM Efata ini tidak hanya sekadar seremonial, melainkan bukti nyata pelayanan holistik yang menyentuh ranah praktis kehidupan. Melalui langkah sederhana ini, gereja menanamkan benih harapan: bahwa setiap anak, dengan dukungan komunitas, dapat meraih masa depan gemilang berdasar iman dan pengetahuan.
Wisje













