Manado, visualharian27 September 2025 – Polsek Mapanget kembali mengambil langkah tegas terhadap maraknya aksi balap liar di wilayah hukumnya. Kali ini, patroli malam yang digelar di sekitar Prampatan Transmart Mapanget berhasil menjaring sejumlah remaja yang diketahui masih berstatus pelajar dan berasal dari berbagai daerah, seperti Teling, Bitung, dan Airmadidi.
Para pelaku balap liar yang diamankan masing-masing adalah Aan Ramadan (Bitung Kampung Kodo, pelajar SMK Negeri 2 Bitung), Aldo Dakaluar (Teling Kumeraka, pelajar SMA Negeri 4 Manado), Jauseven Kundiman (Teling Kumeraka), Mario Untu (Kolongan Airmadidi, pelajar SMK Negeri 1 Airmadidi), serta Wafiq Ismail (Girian Bitung, pelajar SMK Negeri 2 Bitung).
Kapolsek Mapanget, Simson Songgigilan dalam keterangannya, menegaskan bahwa penindakan ini bukan semata-mata untuk menghukum, melainkan juga memberikan pembinaan. “Mereka ini masih pelajar. Kami tidak ingin masa depan mereka hancur hanya karena terjerumus dalam aksi balap liar yang sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Dalam proses pembinaan, para remaja tersebut diberikan arahan langsung oleh aparat kepolisian mengenai bahaya balap liar. Kapolsek Mapanget menekankan bahwa kecelakaan akibat balapan tidak resmi kerap berujung fatal, baik bagi pelaku maupun masyarakat yang tidak tahu-menahu. “Keselamatan adalah hal utama. Jalan umum bukanlah tempat untuk unjuk kebolehan atau menantang maut,” lanjutnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga menghubungi orang tua masing-masing pelajar untuk hadir ke Polsek. Hal ini dilakukan agar ada tanggung jawab bersama dalam mengawasi anak-anak mereka, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang. Para orang tua diimbau lebih ketat dalam memberikan perhatian kepada anak, terutama di malam hari.
Kapolsek Mapanget juga menyampaikan bahwa Polsek akan rutin menggelar patroli dan razia kendaraan bermotor di titik-titik rawan balap liar. “Kami akan terus melakukan langkah preventif maupun represif. Kota ini harus aman, dan generasi muda harus diarahkan ke hal-hal positif, bukan pada kegiatan yang bisa merugikan banyak pihak,” ujarnya.
Usai diberikan pembinaan, para remaja tersebut membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama. Mereka juga diingatkan agar lebih fokus pada pendidikan, karena masa depan yang cerah hanya bisa diraih melalui disiplin, belajar, dan kegiatan positif.
Dengan adanya pembinaan ini, pihak Polsek Mapanget berharap agar kejadian serupa tidak lagi terulang. Kesadaran generasi muda untuk menjaga keselamatan diri dan orang lain di jalan raya menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari balap liar.
Wis













